jurnalis24.com,MEDAN – Ratusan massa yang mengatasnamakan Kumpulan Aktivis Peduli Negeri menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Medan, Senin (27/4/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak DPRD Kota Medan menggunakan hak interpelasi terhadap Wali Kota Medan, Rico Waas, terkait sejumlah persoalan pemerintahan dan pembangunan di Kota Medan.
Koordinator aksi, Azwar Siregar, dalam orasinya menilai DPRD Kota Medan perlu mengambil langkah tegas terhadap berbagai persoalan yang dinilai belum terselesaikan selama satu tahun terakhir.
“Masyarakat membutuhkan hasil nyata, bukan sekadar janji. Kami meminta adanya transparansi terkait capaian kinerja dan program prioritas yang benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Azwar di hadapan peserta aksi.
Sementara itu, Sekretaris Peduli Negeri, Reza Nasution, saat diwawancarai wartawan meminta DPRD Kota Medan berani menekan pemerintah kota untuk membuka data secara transparan kepada publik.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi hal penting agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana realisasi program pembangunan yang dijalankan.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan enam tuntutan utama kepada DPRD Kota Medan, yakni:
1. Mendesak DPRD menggunakan hak interpelasi dan memanggil Wali Kota Medan untuk memberikan penjelasan resmi.
2. Mempertanyakan arah dan progres pembangunan Kota Medan selama setahun terakhir.
3. Meminta transparansi pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
4. Menyoroti lambannya pengisian jabatan strategis serta koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
5. Meminta klarifikasi terkait Surat Edaran Nomor 500.7.1/1540 tentang pengelolaan limbah daging non-halal.
6. Mendesak percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik.
Selain itu, massa juga menilai masih banyak posisi strategis di lingkungan Pemko Medan yang belum terisi, sehingga berdampak pada lambannya pelayanan kepada masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Ahmad Afandi Harahap, menerima langsung perwakilan massa. Ia menyatakan akan meneruskan seluruh tuntutan kepada pimpinan DPRD Kota Medan.
“Terima kasih atas masukan yang disampaikan. Ini akan menjadi perhatian dan segera kami sampaikan kepada pimpinan,” ujarnya.
Ia juga memastikan surat tuntutan yang telah diserahkan massa akan segera ditindaklanjuti melalui mekanisme internal dewan.
Pantauan di lokasi, aksi berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Meski sempat diwarnai orasi bernada keras, kegiatan tetap berjalan tertib hingga massa membubarkan diri. ( RN)



