Jurnalis 24 | Labuhan Batu Utara, 16 Oktober 2026 — Pengurus Daerah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PD IPA) Labuhan Batu Utara menyatakan sikap tegas: Labura sudah dalam kondisi darurat narkoba. Kami tidak bisa lagi diam sementara peredaran narkoba terus mengancam pelajar dan generasi emas di daerah ini.
Kami mempertanyakan, di mana ketegasan dan keseriusan Kapolres Labuhan Batu dalam memberantas narkoba di wilayah hukumnya? Sampai kapan penindakan hanya menjadi seremonial, sementara lapak-lapak diduga kembali beroperasi?
Ketua PD IPA Labura, Ragil Pohan, menegaskan: "Kami tidak ingin narkoba sampai menyentuh para pelajar dan generasi emas di Labura. Kalau aparat tidak tegas, siapa lagi yang akan menjaga anak-anak kami? Kami meminta Kapolda Sumut dan Kapolri baru untuk menanyakan dan mengevaluasi kinerja Kapolres Labuhan Batu. Sudahkah ada pengecekan ulang ke tempat-tempat yang sudah diamankan? Jangan sampai yang diamankan hari ini, besok sudah buka lagi."»
Viral 23 Juni 2026 jadi bukti kegelisahan warga
Pada tanggal 23 Juni 2026, viral seorang ibu menggrebek lapak bandar sabu di Labura. Peristiwa itu bukan sekadar tontonan media sosial. Itu adalah jeritan warga yang sudah muak dan merasa harus bertindak sendiri karena peredaran narkoba begitu terbuka.
PD IPA Labura menilai, jika seorang ibu saja berani turun langsung menggrebek lapak, itu artinya rasa aman warga sudah terkikis. Pertanyaannya: setelah viral itu, apa tindak lanjut yang nyata, terukur, dan berkelanjutan? Apakah lokasi tersebut sudah dicek ulang secara berkala atau hanya diamankan sesaat?
Bahaya narkoba bagi pelajar: jangan anggap remeh!
Narkoba bukan hanya merusak individu, tapi menghancurkan masa depan daerah. Bagi pelajar, bahayanya sangat nyata:
1. Otak dan prestasi hancur
Narkoba merusak konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan belajar. Pelajar yang awalnya cerdas bisa drop, sering bolos, hingga putus sekolah. Cita-cita menjadi dokter, polisi, guru, dan pemimpin masa depan bisa musnah hanya karena sekali coba.
2. Mental dan emosi tidak stabil
Efek narkoba membuat pelajar mudah marah, cemas, depresi, halusinasi, dan tidak bisa mengendalikan diri. Dari anak yang santun, bisa berubah menjadi kasar, melawan orang tua dan guru.
3. Perilaku kriminal meningkat
Ini yang paling kami khawatirkan. Dampak buruk narkoba dapat membuat pembegalan, pembunuhan, pencurian semakin merajalela, disebabkan efek narkoba tersebut. Pecandu yang kehabisan uang dan dikuasai efek sabu bisa nekat melakukan apa saja untuk mendapatkan barang haram itu. Korbannya bisa siapa saja, termasuk pelajar lain dan masyarakat umum.
4. Kesehatan fisik rusak permanen
Jantung, paru-paru, hati, dan saraf bisa rusak. Overdosis bisa menyebabkan kematian mendadak. Jarum suntik bergantian juga membuka risiko HIV dan hepatitis.
5. Masa depan dan nama baik keluarga tercoreng
Sekali terjerat kasus narkoba, catatan hukum akan mengikuti seumur hidup. Sulit masuk kuliah, sulit melamar kerja, sulit menjadi TNI / Polri / ASN. Satu kesalahan bisa menghancurkan masa depan dan membuat malu keluarga.
6. Jaringan pengedar mengincar sekolah
Modus pengedar kini semakin licik. Mereka mengincar anak sekolah lewat pergaulan, media sosial, hingga iming-iming gratis di awal. Jika kita lengah, sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman belajar, berubah menjadi pasar narkoba.
Tuntutan PD IPA Labura:
1. Kapolda Sumut dan Kapolri baru segera menanyakan dan mengevaluasi kinerja Kapolres Labuhan Batu dalam pemberantasan narkoba.
2. Lakukan pengecekan ulang secara berkala dan terbuka ke tempat-tempat yang sudah diamankan, termasuk lokasi yang viral pada 23 Juni 2026.
3. Berantas sampai ke bandar, bukan hanya kurir dan pemakai.
4. Bentuk patroli dan razia gabungan di titik rawan: sekitar sekolah, kos-kosan, kafe, hiburan malam, dan jalur lintas.
5. Libatkan pelajar, sekolah, dan organisasi kepemudaan dalam program pencegahan dan edukasi bahaya narkoba.
PD IPA Labura menegaskan, kritik ini bukan untuk menjatuhkan, tapi untuk menyelamatkan Labura. Kami berdiri bersama rakyat, bersama para ibu yang berani, dan bersama pelajar yang ingin masa depan bersih dari narkoba.
Jangan biarkan Labura menjadi sarang narkoba. Selamatkan pelajar, selamatkan generasi emas! (Spt)
